Tips Cara Sebelum Membeli Water Heater

eperti yang kita ketahui manfaat air hangat dalam menghilangkan pegal – pegal setelah seharian beraktifitas. Mandi menggunakan air hangat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk melepaskan kepenatan dan kelelahan pada tubuh. Kini dengan Water heater atau dikenal dengan pemanas air kita dapat dengan mudah mendapatkan air panas saat dibutuhkan untuk mandi. Tanpa harus bersusah payah memasak air, air panas akan selalu siap digunakan untuk mandi.

Bagi yang memiliki rencana untuk membeli dan menggunakan water heater sebaiknya mengetahui pertimbangan untuk membeli water heater. Berikut ini beberapa tips yang dapat digunakan sebelum membeli water heater.

Pertama yang harus diketahui adalah memilih untuk menggunakan water heater listrik atau gas. Kedua jenis water heater ini yang banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Untuk pemasangan water heater listrik dan gas memiliki cara instalasi dan peletakan yang berbeda. Untuk jenis listrik biasanya lebih fleksibel untuk peletakannya dibandingkan gas. Namun perlu diperhatikan untuk penggunaan pada pemanas air ini membutuhkan listrik yang besar.

Selanjutnya pemilihan tipe yang akan dipilih, misalnya water heater dengan penampung / storage, heat pump, tanpa penampung, atau solar water heater yang menggunakan panas matahari untuk menghasilkan air panas. Untuk solar water heater ini membutuhkan tangki penampung untuk menyimpan air panas yang dihasilkan dari tenaga panas matahari. Untuk heat pump tidak membutuhkan tangki penampung karena air akan langsung dipanaskan pada saat digunakan.

Pertimbangkan pemilihan water heater berdasarkan tingkat efisiensinya karena akan lebih menghemat energi dan tentunya biaya. Efisiensi water heater biasanya diukur dengan Energy Factor (EF). Dimana semakin tinggi angka Energy Factor (EF) maka semakin efisien pemanas air tersebut. Namun biasanya pemanas air dengan efiensi tinggi memiliki harga lebih mahal, namun akan lebih hemat pemakaiannya untuk jangka panjang dan tentunya lebih ramah lingkungan.

Tips terakhir adalah hitung – hitungan mengenai harga dan biaya perawatan. Bandingkan harga dan biaya dari setiap jenis water heater untuk mendapatkan biaya terkecil agar lebih hemat.

Cara Mengunakan Mesin Cuci Agar Menghemat Listrik dan Air

Gimana sih cara memakai mesin cuci agar bisa menghemat listrik dan air? Memang memakai listrik dan air yang berlebihan itu bisa menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan bahkan kelangsungan hidup generasi mendatang juga bisa terganggu. Tak hanya itu, dengan menggunakan listrik dan air yang berlebih bisa berdampak negatif juga terhadap keuangan keluarga. Dari sekian banyak barang elektronik rumah tangga yang memakan listrik dan air dengan jumlah besar hanyalah mesin cuci. Oleh sebab itu, apabila Bunda mampu memakai mesin cuci sebagaimana mestinya maka Bunda bisa menghemat listrik sekaligus air. Nah, jika Bunda belum tahu mengenai cara memakai mesin cuci dengan benar, bisa simak langkah-langkah dibawah ini :

1.Pilih Jenis Mesin Cuci Yang Terbukti Hemat Listrik dan Air

Ketika Bunda ingin beli mesin cuci, pilih jenis mesin cuci yang terbukti hemat air dan juga listrik yakni mesin cuci yang di desain dengan daya kecil. Selain itu, setiap jenis mesin cuci pasti ada kelebihan maupun kekurangannya baik mesin cuci tipe bukaan depan ataupun atas. Misalnya, mesin cuci tipe bukaan atas harganya lebih terjangkau dan lebih hemat listrik dan air. Tetapi secara desain, level kenyamanan ketika mesin cuci tersebut dioperasikan, mesin cuci tipe bukaan depan yang unggul.

2.Kurangilah Volume Pencucian Baju

Agar bisa hemat listrik, Bunda bisa mengurangi banyaknya cucian baju setiap harinya. Bahkan selain hemat listrik juga hemat deterjen dan air. Disarankan mencuci pakaian itu satu minggu sekali. Tetapi Bunda harus memastikan kalau tidak akan memasukkan begitu banyak baju di mesin cuci agar hasil kebersihannya ternilai maksimal. Jangan lupa juga bahwa Bunda harus menyesuaikan tipe deterjen yang dipakai dengan tipe mesin cuci itu harus sama, mesin cuci tipe bukaan depan harus pakai Rinso jenis Matic Front-Load sementara untuk tipe bukaan atas harus pakai Rinso jenis Matic Top-Load.

3.Aturlah Temperatur dan Durasi Mesin Cuci

Meskipun mesin cuci milik Bunda tak tergolong tipe mesin cuci yang hemat listrik dan air, Bunda bisa menghematnya dengan cara mengatur temperatur dan durasinya mesin cuci secara tepat. Jika pakaian tak terlalu kotor, bisa Bunda persingkat temperatur suhunya dan durasinya.